Hindari 5 Makanan Dan Minuman Ini Yang Membuat Jantung Rusak

Hindari 5 Makanan Dan Minuman Ini Yang Membuat Jantung Rusak

INIKECE - Tanggal 29 September, hari jantung sedunia. Mengingatkan kita kembali untuk mulai mejaga kesehatan jantung.
Ingatlah bahwa selain berbahaya dan mengancam keselamatan, banyak sekali komplikasi yang dapat disebabkan oleh penyakit jantung.

Cara mudah menjaga kesehatan jantung dapat dimulai dari asupan makanan. Ada beberapa jenis makanan dan minuman yang harus di hindari jika ingin jantung tetap sehat. 

* Makanan Cepat Saji


Siapa yang tak suka makanan siap saji? Tak bisa dipungkiri bahwa rasanya yang lezat memang akan selalu mampu menggugah selera.
Lemak jenuh dari hewan, terutama ketika dikombinasikan dengan karbohidrat, memiliki efel merusak pada kesehatan jantung.

Hindarilah makanan dari resto cepat saji dan makanan kemasan, yang cenderung menggunakan bahan berkualitas rendah dan metoda memasak yang tidak sehat.

* Permen


Selama bertahuntahun, lemak disebut sebagai penyebab terbesar penyakit jantung. Namun sebagian besar penelitian juga menunjukkan bahwa gula adalah salah satu penyebab.

Sering mengonsumsi makanan yang tinggi akan gula sama dengan meningkatkan risiko terhadap obesitas, peradangan, kolesterol tinggi dan diabetes, yang semuanya merupakan faktor risiko untuk penyakit jantung.

BACA JUGA : Patung Garuda Wisnu Kencana Menjadi Kebanggaan Bangsa Indonesia, Dengan Kalahkan Patung Liberty



* Minuman Ringan


Bagi sebagian besar orang, sumber terbesar gula tambahan dalam makanan bukan dari makanan, tetapi dari minuman.
Penelitian terbaru menemukan bahwa lebih dari 60 persen anak-anak, 54 persen pria, dan 45 persen wanita, meminum setidaknya satu minuman soda atau minuman manis sehari.

Jangan lupakan bahwa meski terasa begitu nikmat, minuman ini mengandung gula tinggi yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung.

*Margarin 


Sering terjadi perdebatan tentang risiko kardiovaskular yang terkait dengan lemak jenuh, seperti mentega.
Makanan yang tinggi lemak trans meningkatkan resiko penyakit jantung seseorang.

Lemak trans secara umum banyak terdapat dalam margarin. Agar aman, pilihlah margarin yang tidak mengandung minyak terhidrogenasi parsial, atau lebih baik gunakan minyak zaitun sebagai gantinya.

* Soda Diet


Beberapa penelitian menunjukkan bahwa orang yang minum soda diet cenderung mengkonsumsi lebih banyak kalori.

Namun, penelitian terus meningkat menghubungkan cola pada pengembangan faktor risiko penyakit jantung seperti obesitas dan diasbetes.

Tak hanya itu, bahan kimia dalam soda diet sebenarnya dapat mengubah bakteri gastroinstestinal dan membuat orang lebih rentan untuk mendapatkan berat badan.

Meskipun mungkin tidak mengadung gula, namun tetap soda diet bukan pilihan yang sehat untuk jantung.

Sumber : ORAMI

BACA JUGA : Mesti Diketahui, Manfaat Buah Delima Bagi Kesehatan Tubuh

Reactions:

0 comments:

Post a Comment