JOMBLO? Mall Di China Tawarkan Sewa'Pacar'Untuk Menemani Konsumen Wanita Belanja

JOMBLO? Mall Di China Tawarkan Sewa'Pacar'Untuk Menemani Konsumen Wanita Belanja

INIKECE - Masih jomblo? keluar jalan-jalan ke mall nggak bawa pasangan? Jangan sedih.
Pusat perbelanjaan di China menerapkan strategi cerdik untuk menarik konsumen wanita. Mereka menawarkan layanan 'pacar' untuk menemani belanja. 

Jasa para para pacar ini dapat disewa per jam dengan sangat terjangkau. Layanan pacar untuk belanja ini berawal dari promo spesial untuk menyambut Hari Perempuan Internasional yang berlangsung pada tanggal 8 Maret.

Acara spesial ini rupanya disambut oleh para pelanggan, sehingga diadopsi sebagai strategi pemasaran jangka panjang.


Di kota-kota seperti Hebei atau Foshan, layanan ini semakin lazim ditemui. Jangan heran jika anda menemukan sederet pemuda ganteng dipajang layaknya manekin.

Umunya mereka mengenakan setelan formal dan gaya rambut klimis. Kemudian berdiri di dalam bingkai-bingkai raksasa yang dilengkapi kode QR yang tersambung langsung ke aplikasi pemesanan.


Para pria yang disebut shopping boyfriends ini dapat disewa oleh para pembeli wanita kesepian yang mencari teman belanja dengan harga 1 yuan atau sekitar 2.200 rupiah per jam. 
Tarif tertinggi adalah 2 yuan atau sekitar 4.400 rupiah.

BACA JUGA : 


Selain menemani belanja shopping boyfriends juga bisa diminta memberikan saran, membawakan tas, mengobrol, memotretkan, atau menemani makan adn minum asalkan masih di dalam kawasan mall.

Namun, kontrak mereka secara khusus melarang kontak fisik. Kedua belah pihak harus tetap profesional.


Sebagian besar shopping boyfriends yang dipajang di mall-mall china adalah mahasiswa yang bekerja sebagai model paruh waktu. Mereka menjalankan pekerjaan ini demi menambah penghasilan sampingan.

Meskipun kehadiran mereka menuai perhatian luas dari para pengunjung wanita, tak sedikit pula konsumen yang merasa layanan tersebut tak berguna. Sebagian besar pengunjung yang berkomentar seperti ini tentunya berasal dari kaum pria.
Reactions:

0 comments:

Post a Comment