Kota Yang Penuh Sejarah (Lisbon) Berusia Ribuan Tahun!

Kota Yang Penuh Sejarah (Lisbon) Berusia Ribuan Tahun!

INIKECE - Kota Lisbon, dengan kekayaan sejarahnya merupakan kota terbesar, sekaligus ibu kota negara Portugal saat ini. Yang populasinya mencapai lebih dari 500 ribu jiwa.

Banyak orang yang mengatakan bahwa Lisbon pertama kali ditemukan di Ulysses Yang Agung. Tetapi para ahli lebih mempercayai bahwa Lisbon didirikan oleh orang-orang Punisia sekitar tahun 1200 SM.

Tetapi tidak banyak bukti sejarah yang mendukung dua pernyataan tersebut. 
Para ahli memperkirakan bukti-bukti sejarah tersebut sudah banyak yang dihancurkan, atau kebiasaan mencatat sejarah belum tersebar dengan baik di wilayah itu.

Lisbon terletak di ujung sisi Barat Benua Eropa, mencakup luas wilayah sebesar 84 kilometer persegi, yang terbentuk di atas serangkaian teras-teras yang muncul di tepian Sungai Tagus.

Perkembangan kota Lisbon sangat pesat dari masa ke masa. Mulai dari Seni Arsitektur Gothic yang sampai saat ini masih terlihat baik, hingga pembangunan gedung-gedung modern untuk kepentingan perekonomian di Protugal.


Meskipun tidak diketahui dengan pasti bangsa mana yang pertama kali menempati wilayah Lisbon. Tetapi penemuan beberapa naskah kuno oleh para sejarawan di Lisbon menunjukkan bahwa wilayah itu sempat berada di pemerintahan Julius Caesar dari Romawi.

BACA JUGA : 

 > Sejarah Awal Mula Beridirnya Perusahaan Adidas


Kemudian Libon, atau Portugal secara umum, dikuasai oleh beberapa suku bangsa yang bergantian memerintah di wilayah itu, seperti Alani, Suebi, Visigoth, Muslim dari Afrika Utara, hingga orang Moor, yang dikalahkan oleh orang-orang Portugal pada tahun 1147.

Philip II dari Spanyol, menaklukkan Portugal pada 1578, dan memerintah dua negara sekaligus pada 1588. Ketika Armada Spanyol yang berada di Portugal, memusatkan perhatiannya pada pelayaran ke wilayah Inggris.

Beberapa elite Lisbon mencoba untuk bangkit melawan pemerintah Spanyol. Hingga akhirnya mereka berhasil mengambil kembali kemerdekaan atas Portugal. Untuk mengenang perlawanan mereka, didirikan sebuah Kasawan Monumental, yaitu Lapangan Restorasi.

SUMBER : KUMPARAN
Reactions:

0 comments:

Post a Comment