1 Balita Penumpang Lion Air JT-610, Sedang Di Identifikasi Oleh Tim DVI Polri

1 Balita Penumpang Lion Air JT-610, Sedang Di Identifikasi Oleh Tim DVI Polri

INIKECE - Tim DVI Polri berhasil mengindentifikasi satu balita yang menjadi penumpang pesawat Lion Air JT-610. Maka itu, polisi bakal terus akan mencari tahu satu balita lagi yang belum teridentidikasi itu.

Pada Rabu (7/11/2018) ini, Tim DVI Polri berhasil mengindentifikasi 7 penumpang pesawat Lion Air.
Adapun dua diantaranya merupakan saudara kandung, kakak beradik, yakni Radhika Widjaya (4), dan Rafezha Widjaya berusia 1,9 bulan.

Pada hari sebelumnya, Tim DVI Poltri lebih dahulu mengidentifikasi jenazah orang tuanya, yakni Resti Amelia (27) dan Daniel Suharja Widjaya (30), yang juga menjadi penumpang pesawat yang jatuh di perairan Tanjung Karawang itu.

Selain balita bernama Rafezha Widjaya, masih ada satu balita lagi yang belum teridentifikasi, yang indentitasnya belum diketahui hingga saai ini.

Menanggapi itu, Kabid Operasi Tim DVI Pusdokkes Polri, Kombes Lisda Cancer mengatakan, meski satu belita sudah berhasil terindentifikasi, tak serta merta satu balita lainnya bakal secara otomatis teridentifikasi.

"Kami mengidentifikasi tak berpatokan pada manifes, maka itu saat ada satu balita terindentifikasi, bukan berarti satu balita lainnya teridentifikasi," ujarnya pada wartawan, Rabu (7/11/2018).

Sebab, kata dia, proses identifikasi dilakukan secara hati-hati, teliti, dan profesional. Tim DVI Polri dalam melakukan proses identifikasi pun tak berpatokan pada data manifes.

"Kami bekerja secara profesional, imliah, dan hati-hati. Sehingga (hasilnya) bisa diterima. Identifikasi dilakukan dengan pencocokan metode primer (DNA, Sidik Jari, dan Gigi) dan sekunder, baik pada data antemortem dan postmortemnya," katanya.

Namun begitu, tambahnya, hingga kini Tim DVI Polri masih terus melakukan proses identifikasi secara menyeluruh pada penumpang pesawat Lion Air JT-610 itu, termasuk balita yang belum teridentifikasi tersebut.


SUMBER : SINDONEWS
Reactions:

0 comments:

Post a Comment