Dikabarkan! Robot NASA Akan Mendarat Di Mars, Bagimana Caranya?

Dikabarkan! Robot NASA Akan Mendarat Di Mars, Bagimana Caranya?

INIKECE - Robot InSight milik NASA dalam waktu dekat akan mendarat di planet Mars. InSight dijadwalkan mendarat di Planet Merah pada Senin (26/11) pukul 15.00 waktu Amerika Serikat (AS) atau Selasa (27/11) pukul 03.00 dini hari WIB.

Robot penjelajah ini akhirnya akan mengakhiri perjalanan panjangnya yang dimulai dari markas angkatan udara AS, Vandenberg Air Force Base, sejak Mei 2018 lalu.

Rencananya robot InSight akan mendarat di sebuah permukaan tanah datar bernama Elysium Planitia yang berlokasi di sebelah utara khatulistiwa Planet Merah, sebagaimana dilaporkan BBC. Elysium Planitia adalah wilayah vulkanik terbesar kedua di Mars setelah Tharsis Montes.

Dalam misi pendaratan ke Mars ini, InSight membawa banyak instrumen untuk meneliti batuan di struktur internal planet tersebut. Namun sebelum memulai misi penyelidikannya itu, InSight harus melewati tahapan tersulit dalam rangkaian misinya. InSight harus selamat melewati "teror tujuh menit".

Teror tujuh menit yang dimaksud adalah waktu yang diperlukan robot penjelajah, berdasarkan misi-misi sebelumnya, untuk memasuki atmosfer Mars yang tipis dalam kecepatan hipersonik dan berusaha melambat untuk bisa mendarat dengan lembut di permukaan merah Mars.


Banyak yang mencoba melewati "teror tujuh menit", namun kebanyakan gagal menghadapi ujian awal itu.

"Sebagai umat manusia, sebagai penjelajah, kita sedang bertarung melawan suatu keberhasilan di bawah 50 persen," kata Thomas Zurbuchen, Chief Science NASA. 
"Pergi ke Mars adalah suatu tantangan yang sangat-sangat berat."

Meski kemungkinan suksesnya rendah, InSight punya sejarah rahasia menghadapi ujian awal dari Mars. Robot penjelajah ini akan menggunakan kombinasi perisai panas, parasut, dan roket pelambat yang terbukti suskes mendaratkan robot penjelajah Phoenix pada 2007 lalu.

Para ahli NASA di Jet Propulsion Laboratory sendiri optimis InSgiht bisa mendarat dengan aman di Mars. Namun mereka juga menyadari bahwa ada kemungkinan InSight gagal mendarat.

"Kami telah melakukan semua persiapan yang bisa kami buat untuk memastikan agar rangkaian pendaratan bisa berjalan semulus yang bisa kita bayangkan," kata manajer proyek InSight, Tom Hoffman.

BACA JUGA :

Wow, 3 Kali Lebih Besar Dari Bumi Dan Memiliki Atmosfer Yang Sangat Besar. Ini Dia Bumi Super

"Tapi Mars sebagai planet tidak selalu aman dan tenang. Saya pikir tim kami siap, saya pikir pesawat luar angkasa (InSight) siap. Kami hanya tidak tahu apakah Mars siap," ujarnya kepada BBC.


BBC melaporkan bahwa tim pendaratan telah lama memperhatikan cuaca di Mars. Mereka mengawasi badai debu dan juga pergerakan angin berkecepatan tinggi yang bisa mengganggu perjalanan InSight melewati atmosfer Mars.

Sebelumnya pada Minggu (25/11), lintasan InSight telah digeser sedikit untuk memastikan dia bisa mendarat dengan sempurna di titik pendaratan di Elysium Planitia.


Sekarang sangat sedikit yang bisa dilakukan tim NASA untuk menjaga kemulusan pendaratan. Seluruh proses dijalankan secara otomatis karena masalah komunikasi. Perlu waktu sekitar delapan menit untuk menyampaikan perintah ke InSight.

Jadi nanti InSight akan mengirimkan pesan ke Bumi saat ia dalam proses mendarat. Pesan ini akan dikirim ke Bumi melalui dua satelit kecil yang terbang di orbit Mars.

Di Bumi akan ada beberapa teleskop radio yang mengikuti proses pendaratan InSight, kalau komunikasi utamanya terganggu. Jika InSight berhasil mendarat dengan sempurna, robot itu di program untuk mengambil gambar wilayah sekitarnya.

Nobar Pendaratan

Peristiwa bersejarah ini bakal disiarkan langsung secara online oleh NASA di situs resminya dengan alamat : mars (dot) nasa (dot) gov/insight/timeline/landing/watch-online/. Badan antariksa AS itu juga membuka siaran langsungnya di akun YouTube dan Facebook resminya.

NASA juga menggelar nonton bareng di sejumlah tempat di AS, seperti Times Square dan American Museum of Natural History di New York, California Science Center di Los Angeles, dan Adler Planetarium di Chicago.


SUMBER : KUMPARAN
Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar