Kontroversial! 4 Monumen Di Dunia, Termasuk Pahatan Mount Rushmore

Kontroversial! 4 Monumen Di Dunia, Termasuk Pahatan Mount Rushmore

INIKECE - Biasanya orang sebut sebagai patung atau monumen yang tak lepas dari pandagan manusia. Dari zaman dulu, keberadaan monumen atau patung biasa dikaitkan dengan penghormatan terhadap orang penting atau roh leluhur.

Namun, pembangunan beberapa monimen di dunia ini malah berbuntut kontroversi. 
Kali ini, kita merangkul monumen kontroversial di dunia dari lama This is Insider,
  • Mount Rushmore, Dibangun Di Atas Tanah Sitaan Oleh Perancang Pematung Yang Diduga Memiliki Hubungan Dengan Ku Klux Klan.

Menurut kasus Mahkamah Agung Amerika Serikat vs Sioux Nation of Indians tahun 1980, Mount Rushmore terletak di tanah wilayah suku Sioux.

Sementara pengadilan memutuskan bahwa suku itu harus diberi tawaran untuk menjual tanahnya dengan harga tahun 1877, ditambah 100 tahun bunga, tawaran itu ditolak.

Ketika sejarah monumen yang selesai dibangun pada 1941 tersebut ditengok kembali, rasanya agak mengejutkan jika Mount Rushmore menjadi ikon Amerika.

Selain lokasi dan sejarahnya, Mount Rushmore adalah monumen kontroversial karena dirancang oleh Gutzon Borglum.

Gutzon Borglum adalah seorang tokoh yang dikenal dengan polarisasinya sendiri karena ia diduga telah mengembangkan koneksi simpatik dengan Ku Klux Klan saat bekerja di Stone Mountain yang menggambarkan para pemimpin Konfederasi.

Dia tidak pernah menyelesaikan pekerjaannya di Stone Mountain, melainkan berfokus pada Mount Rushmore, yang rencana awalnya disusun oleh sejarawan negara nagian South Dakota untuk menggambarkan Lewis dan Clark, Red Cloud, dan Jenderal George Custer.

Gutzon Borglum membatalkan gagasan itu, dan meggantinya dengan George Washington, Thomas Jefferson, Theodore Roosevelt, dan Abraham Lincoln - empat pria kulit putih, yang dua di antaranya memiliki budak.
  • Kuil Yasukuni Shinto - Tokyo, Memperingati Penjahat Perang Bersama Dengan Tentara Jepang

Kuil Yakusuni, yang terletak di Tokyo, Jepang, dibangun pada 1869.

Menurut situs webnya, Kuil Yakusuni didirikan untuk memperingati dan menghormati pencapaian mereka yang mendedikasikan hidup mereka yang berharga untuk negara.

Ada hampir 2,5 juta nama yang tertulis di dalam kuil.

BACA JUGA :

 > Dirilis Pakai Mesin Swift, Suzuki Vitara 2019

Namun, setidaknya 14 nama di antaranya adalah nama penjahat perang.

Dari nama-nama itu, ada seorang jenderal yang secara langsung bertanggung jawab atas serangan terhadap Armada AS di Peral Harbor, seorang jenderal yang memerintahkan pertempuran yang berbuntut pembantaian yang menewaskan 200.000 warga sipil pada 1937, serta arsitek dari aliansi Jepang dengan Jerman di Italia selama Perang Dunia II.
  • Patung Fallen Angel - Spanyol, Didedikasikan Untuk Iblis Sendiri.

Patung Fallen Angel atau Angel Caido dalam bahasa Spanyol, terletak di dalam Parque del Buen Retiro Madrid.

Menurut Atlas Obscura, patung ini adalah satu-satunya monumen publik yang didedikasikan untuk iblis. Patung Fallen Angel diyakini telah dibangun selama abad ke-19.

Alasan untuk kontroversi di balik Patung Fallen Angel juga cukup gamblang: itu adalah monumen Setan di dalam sebuah negara yang terkenal dengan inkuisisi Spanyol, sistem pengadilan yang dibuat untuk menghukum para penyebar ajaran sesat atau siapa saja menentang agama resmi negara tersebut, Katolik.
  • Patung Christopher Columbus (Tokoh Sejarah Yang Kontroversila), Sehingga Banyak Patung Di Amerika Utara Yang Didedikasikan Untuknya Tidak Populer Bagi Semua Orang.
Christopher Columbus adalah seroang pria yang mendapat miskonsepsi sebagai penumu benua Amerika

Sama seperti monumen dan peringatan untuk Konfederasi di seluruh Amerika, patung-patung Christopher Columbus, banyak yang dirusak atau diturunkan.

Demikian pula, banyak kota di Amerika Serikat yang kini merayakan Hari Penduduk Pribumi (Indigenous Peoples Day), bukan Hari Columbus.

Salah satu patung Columbus yang paling terkenal terletak di Columbus Circle di Manhattan. Seorang pria ditangkap saat mengecar kuku patung ini dengan warna merah muda pada September 2017.

Warna merah muda mempresentasikan, menurut catatan polisi, darah di tanagan si penjelajah Italia tersebut.

Patung-patung Columbus lainnya di NYC telah mengalami vandalisme juga, sebuah patung di Central Park dicar berwarna merah pada bulan yang sama, dan ditulis dengan kata-kata "Kebencian tidak akan ditoleransi." 
Reactions:

0 comments:

Post a Comment