Cara Berkomunikasi Dengan Orang Yang Tunarungu Wicara

Cara Berkomunikasi Dengan Orang Yang Tunarungu Wicara

INIKECE - Ketika berbicara dengan orang tunarungu wicara atau orang yang memiliki keterbatasan dalam mendengar dan berbicara, kita sering merasa bingung bagimana cara berkomukasi yang benar. Apalagi, komunikasi membutuhkan keterlibatan semua orang dalam percakapan.

Meski kita dapat berkomunikasi lewat tulisan, tetapi etika dalam komunikasi pun tetap perlu dilakukan. Lalu, bagimana cara yang sopan saat berkomunikasi dengan tunarungu wicara? Simak berikut ini.

Cari Perhatian
Ketika anda ingin berbicara dengannya, penting untuk mendapatkan perhatiannya. Salah satu caranya adalah dengan perlahan-lahan memberikan isyarat. Tepuk ringan di pundaknya sebanyaknya dua kali untuk memperlihatkan maksud anda. Bila perhatian mereka sudah terfokus kepada anda, maka anda bisa melanjutkan percakapan.

Lakukang Percakapan Secara Berhadapan Langsung
Ketika anda ingin berkomunikasi dengan tunawicara, lakukan secara face to face (wajah berhadapan dengan wajah). Namun, perhatikan pencahayaan yang baik supaya mereka bisa melihat wajah anda dengan jelas dan dapat membaca apa yang anda bicarakan.


Hindari Berbicara Terlalu Cepat dan Lakukan Kontak Mata
Berbicaralah lebih lambat dan berikan jeda antar kalimat atau frase. Bila mereka sudah mengerti maksud anda, maka lanjutkan percakapan tersebut. Pastikan fokus mata anda juga melihat dirinya supaya mereka mengertahui bahwa anda memang ingin berbicara dengannya.

Bicaralah Secara Normal
Hindari berbisik dan berteriak karena bisa menyulitkan mereka untuk memahami maksud anda. Bicara secara normal dan perlahan sudah cukup bisa membuat mereka paham apa yang ingin anda sampaikan.

Jauhkan Tangan Dari Wajah Saat Berbicara
Selain bicara lebih lambat, anda juga perlu menjauhkan tangan dari wajah ketika berbicara. Hindari bicara sambil makan, mengunyah, atau melakukan aktivitas lain supaya mereka memahami maksud anda.

BACA JUGA :

 > Banyak Keberuntungan Di Akhir Tahun Ini! Ramalan Zodiak

Gunakan Gerakan Isyarat
Selain gerakan bibir, anda juga bisa memakai gerakan isyarat. Misalnya, meniru gerakan orang yang sedang makan, minum, berlari, dan lain-lain.
Namun, anda tetap perlu melakukannya secara perlahan. Bila anda cukup sering berkomunikasi dengan mereka, lebih baik mulai belajar memakai baha isyarat. Tuna rungu wicara merasa nyaman dengan bahasa isyarat.


Pilih Topik Yang Umum
Penyandang tuna rungu wicara hanya mampu memahami gerakan bibir 35 persen dari yang anda bicarakan. Untuk itu, ketika anda bicara dengan mereka pilih topik yang umum dan selalu ingat untuk berikan jeda saat berbicara.
Reactions:

0 comments:

Post a Comment