1 Menit Itu 60 Detik, Kenapa 1 Menit Tidak 100 Detik?

1 Menit Itu 60 Detik, Kenapa 1 Menit Tidak 100 Detik?

INIKECE - Kenapa 1 menit itu 60 detik? Kenapa bukan 100 detik? 
Pernahkah kepikiran, kenapa 1 menit itu 60 detik, bukan 100 detik? Kenapa harus 60? 

Nah, terima kasihlah kepada bangsa Babilonia yang udah berjasa bikin jam kita jadi 60 detik! Kenapa harus terima kasih??? 
Karena, "60 detik = 1 menit" itu, emang sengaja dibikin biar memudahkan penghitungan waktu kita. Kenapa bisa mudah? 

Karena angka "60" adalah angka yang bisa banyak dibagi angkanya dibanding 100!

Udah bisa nebak kira-kira kenapa?

Jadi, karena 60 bisa dibagi 2, 3, 4, 5, sampe 6. Jadi karena bisa dibagi sama banyak angka gini. Ini jadi gampangin kita banget kalo kita nanya jam berapa sekarang sama orang. Nggak perlu kerepotan! Karena kita bisa bagi setegah jam, seperti jam seperempat jam, seperlima jam sampe 10 menit!


Nah, sedangkan satu satu jam itu sama dengan 100 menit, waktu akan jadi lebih sulit dibagiknya. Karena cuma bisa secara bulat dibagi 2, 4, 5 dan 10. Bayangin betapa susahnya nanya,
"Mas maaf, sekarang jam berapa ya?", "Oh ini mbak, sekarang jam 10,66666". Duh ribet banget!

Lebih Dalam Lagi

Tapi kita harus nanya pertanyaan yang jauh lebih dalam lagi, kenapa satu hari itu juga, 24 jam aja? bukan 60 jam? Aneh banget ngga sih? Sehari itu musti banget 24 jam. Kenapa musti 24? 


Nah! Ternyata, 24 jam tu pun juga dari dari Bangsa Babilonia!


Jadi, banga Babilonia ini, fakta uniknya, menggunakan basis "12" dalam sistem penghitungan mereka! Jadi analoginya "12"-nya mereka itu adalah "10" bagi kita sekarang.

Semua logika perhitungan mereka itu basisnya dari 12, bukan 10. Tapi, terus muncul pertanyaan berikutnya,
"Kenapa 12? Kenapa Babilonia ngga kayak kita yang pakai basis "10"?


Nah, alasannya kenapa 12, karena "12" adalah angka yang sangat mudah dibagi! (Sadar nggak?) Sama halnya kayak 60 tadi! dan 60 itu juga pun sebenarnya basisnya dari 12!
( Kalo diitung, 12 x 5 = 60 ).

Makanya, kemudahan itu menjadi alasan yang sangat masuk akal bagi mereka untuk mendefinisikan waktu berdasarkan angka 12, dibandingin basis 10. 

Logika Yang Simpel

Oleh karena itu semua tadi, bangsa Babilonia kemudian mendefinisikan rentang waktu antara matahari terbit dan terbenam menjadi 12 bagian. Yaitu 12 bagian siang dan malam, yang kalo ditotal sama dengan 24 jam!


Ubah Waktu Kita!

Lucunya, pada tahun 1794 di Perancis, pernah ada usulan untuk membagi waktu sehari menjadi 10 jam, 100 menit dan 100 detik berdasarkan sistem bilangan desimal. Karena lebih masuk akal.


Kita singkat saja: usulan tersebut gagal total, Dengan alasan yang sudah jelas, Waktu dengan basis bilangan 10 kayak gini, sulit untuk dibagi, dan orang saat iu lagian juga udah terbiasa sama sistem penghitungan "12" yang udah ada.

Semuanya Berakhir Bahagia

Jadi, inilah sistem waktu yang kita pakai sekarang. Keliatan sepele, tapi banyak pemikiran kompleks dibalik "1 menit = 60 detik"

Dan sekali lagi, kita perlu berterima kasih pada bangsa Babilonia dan peradaban kuni lainnya, karena dengan sistem mereka, kita jadi lebih gampang untuk bertanya jam sama orang tanpa perlu ngitung pakai kalkulator.
Reactions:

0 comments:

Post a Comment