Seperti Film Disney! Ratusan Kastil Di Turki Berhantu

Seperti Film Disney! Ratusan Kastil Di Turki Berhantu

INIKECE - Bangunan kastil yang mewah dan megah tak hanya bisa dilihat di film-film saja. Ada banyak kastil-kastil indah yang megah dapat kita temui di berbagai belahan dunia. tak terkecuali di Turki.

Jika sebuah kastil biasanya merupakan bangunan bersejarah yang jadi saksi bisu sebuah peradaban, ada yang berbeda dari kastil yang kamu temui di Turki.


Pasalnya, tak hanya satu, kamu bisa melihat sekitar 732 kastil yang berjejer layaknya sebuah perumahan mewah. 

Kastil-kastil tersebut memanglah sebuah proyek pembangunan perumahan mewah di Turki. Teletak di dekat kota kecil Mudurnu, wilayah laut Turki, kompleks perumahan mewah disebut Burj Al Babas. Nantinya, kastil-kastil yang berada di kompleks perumahan ini dijual dengan harga sekitar 400 ribu hingga 500 ribu dolat Amerika, atau sekitar Rp 6 miliar dan Rp 7 Miliar.


Sekitar 350 dari 732 kastil yang tersedia, sudah laku dijual kepada investor Arab. Namun, setelah Turki diguncang inflasi pada Oktober 2018 lalu, penjualan kastil layaknya di film Disney ini menjadi gagal.

BACA JUGA :

 > Indah! Gerhana Bulan Darah Serigala Di Langit Eropa Hingga Amerika

Akhirnya, kini kastil-kastil tersebut dibiarkan terbengkalai begitu saja. Menurut salah satu arsitek yang menangani proyek perumahan ini, gagalnya penjualan disebabkan oleh berbagai faktor, seperti perubahan harga minyak, penurunan mata uang Lira, dan terjadinya gejolak politik di Turki.


Saat Turki mengalami inflasi, pengembang proyek telah mengajukan klaim asuransi agar terhindar dari kebangkrutan. Sejak saat itu pula para pembeli kastil ini mulai membatalkan pembelian mereka dan kini bangunan kasil dibiarkan kosong begitu saja.

Proyek yang digadang-gadang menjadi kompleks mewah di Turki kini tak ubahnya menjadi kota hantu dengan ratusan bangunan kastilnya yang terbengkalai.

Pembangunan kastil dimulai pada tahun 2014 diprakarsai oleh Saot Group tersebut menelan biasa sekitar 200juta dolar Amerika atau sekitar Rp 2,8 triliun.

Reactions:

0 comments:

Post a Comment