Membuat Para Ilmuwan Kebingungan, Hewan Laut Ini Ditemukan Dan Mati Di Dalam Hutan

Membuat Para Ilmuwan Kebingungan, Hewan Laut Ini Ditemukan Dan Mati Di Dalam Hutan

INIKECE - Baru-baru ini, telah ditemukan hewan besar yang biasa hidup di dalam air ini, mati di dalam hutan. membuat para ilmuwan dan pakar hewan Brasil kebingungan saat menemukan bangkai hewan ini. Seekor ikan puas di wilayah hutan Amazon.

Mamalia tersebut, yang diyakini berusia 12 bulan, ditemukan di antara semak belukar dan pepohonan dekat pinggir Sungai Amazon di Brasil.

Dalam sebuah tulisan di media sosial, Bicho D'agua Institute. Sebuah lembaga swadaya masyarakat di Pulau Marajo, mengatakan bahwa paus jenis punggung bungkuk (humpback whale) itu ditemukan dalam kondisi sudah mati. Diyakini hewan itu terdampar kedaratan usia terbawa arus kuat.

"Bangkainya ditemukan sekitar 15 meter dari pantai," kata organisasi tersebut, seperti dikutip dari laman ABC, Senin Februari 2019.

"Usia paus ini sekitar satu tahun, masih cukup muda, dengan panjang tubuh delapan meter", lanjutnya.

Sepuluh ilmuan Bicho D'Agus Institute mengambil sampel dari bangkai paus tersebut, untuk mengetahui penyebab pasti kematiannya. Namun dugaan awal paus itu sudah mati sejak di lautan, terbawa arus dan terdampar di Amazon.

" Kami masih belum yakin bagimana paus ini bisa terdampar disini. Kami menduga hewan ini terbawa arus dan tersangkut di area mangrove," sebut Renata Emin, pakar kelautan dari Bicho D'Agua Institue.

Sementara media The Maritime Herald menyebut paus itu kemungkinan mati akibat menelan banyak sampah plastik di laut.


Dirlene Silva dari Departemen Kesehatan, Sanitasi dan Lingkungan Brasil ( Semma ) mengatakan kepada media Journal O Liberal bahwa paus itu ditemukan "karena kehadrian sejumlah burung pemakan bangkai."

Ternyata ini bukan kali pertama seekor ikan paus ditemukan di kawasan Amazon. Pada 2007, paus minke sepanjang 5,5 meter ditemukan di pinggir sungai dekat kota Santarem di Brasil. Lokasi penemuan berjarak sekitar 1.600 kilometer dari Samudra Atilantik.


Diyakini paus minke itu sempat berenang di jaringan Sungai Amazon sebelum akhirnya terdampar di wilayah dangkal. Sejumlah pakar menyakini paus itu mungkin kebingungan karena jaringan Sungai Amazon memiliki banyak cabang.

Paus punggung bungkuk biasanya terlihat di Bahia di sepanjang pesisir timur laut Brasil antara Agustus hingga November. Perairan tersebut dikenal sebagai tempat paus punggung bungkuk berkembang biak. Dari sana, biasanya paus punggung bungkuk bermigrasi ke Antarktika untuk mencari makan.
Reactions:

0 comments:

Post a Comment