Eiittt, Siapa Nih Yang Kentut? Cari Tahu Yuk, Kenapa Kita Buang Angin

Eiittt, Siapa Nih Yang Kentut? Cari Tahu Yuk, Kenapa Kita Buang Angin

INIKECE - Pernahkah kamu membuang angin (kentut) pada saat sedang makan dengan pacar, teman, atau keluarga. Kamu buang angin secara tak sengaja? 

Jika kamu melakukan buang angin pada saat ada pacar, pasti akan membuat pasangan ilfeel, walaupun tidak ada bunyi, tetap saja tercium aroma-aroma yang tidak sedap.

Meskipun kamu sudah pernah atau sering buang angin (kentut), ini masih dalam banyak dipertanyakan, kenapa ya bisa terjadi?


* Apa Itu Buang Gas/Angin ?

Buang gas/angin itu udah jadi bagian dari hidup manusia, atau bisa dibilang, siapa sih yang gak pernah kentut? Ya buang gas/angin ini adalah hal yang normal.

Sebenarnya apa sih itu buang gas/angin? Peristiwa keluarnya gas dari tubuh manusia ini disebut sebagai buang angin (kentut). Gas ini berasal dari dalam usus manusia, yang keluar melalui anus. Pokoknya, ada semacam bakteri didalemnya gitu yang harus dilepaskan oleh manusia melalui udara ini.

Gas ini terbentuk dari macem-macem jenis gas, seperti nitrogen, karbon dioksida, hidrogen dan juga sulfur. Dan pasti kalau kamu ngeluarin gas yang satu ini, bikin malunya luar biasa! Selain berbunyi, buang angin ini juga menimbulkan bau busuk. Pasti siapapun merasa tidak nyaman, apalagi orang yang ngeluarin gas tersebut, muka memerah dan malu untuk mengakuinya. 

Tapi, bagaimana proses kentut itu? Dan kenapa bisa bau?

* Proses Dari Buang Gas/Angin

Buang angin itu terjadi karena manusia harus melepaskan gas dalam tubuhnya. Karena di dalam tubuh ada kandungan gas ' berbahaya ' yang harus dilepaskan. 

Contohnya, saat kita lagi asik makan bakso. Kita nggak cuma makan bakso beserta kuahnya saja yang dimakan, tetapi angin yang berada disekitarnya pun turut ikut masuk bersama makanan tersebut.


Kemudian, saat bakso itu masuk ke dalam mulut, terus masuk ke kerongkongan, ke lambung sampai ke dalam usus.

Pada saat berada di dalam usus, makanan tersebut diolah menjadi sebuah nutrisi. Hasil pengolahan makanan itu juga dibantu oleh mikroba, yang menghasilkan gas-gas seperti karbon dioksida, hidrogen, dan metana. Terus, mikroba itu juga menghasilkan sebuah senyawa yang bernama gas hidrogen sulfida.


Gas hidrogen sulfida ini yang membuat bau kentut menjadi busuk. Gas ini memiliki bau seperti telur busuk. Soalny, pada faktanya gas tersebut banyak mengandung bau belerang. Bau belerang ini merupakan sebuah senyawa yang memiliki bau yang tidak enak, yang seringkali kita temui di wilayah pegunungan.


Kemudian, gas tersebut berusaha mencari jalan keluar kebawah, bukan keatas, karena terdorong oleh gerak peristaltik usus. 

Terus, meluncur dengan kecepatan tinggi dan menggesek dinding anus, sehingga munculah bunyi. Bunyi tersebut yang akhirnya kita kenal sebagai kentut.


* Apa Yang Terjadi Jika Menahan Kentut?

Membuang angin sudah pasti membuat kita malu, dan tidak nyaman, apalagi terjadi kentut didepan umum. Tapi, jangan salah, menurut penelitian dari Universitas Exeter di Inggris, menahan kentut ini ternyata super bahaya!

Meskipun tidak langsung menyebabkan kematian. Terus apakah ada terdapat manfaat dari buang gas/angin tersebut?


Meskipun begitu, gas kentut ini ternyata dapat membantu kita melawan penyakit seperti stroke, gagal jantung, diabetes, dementia hingga arhtritis.

Manusia ternyata rata-rata buang angin sebanyak 14 kali dalam sehari. Bahkan, banyak orang yang buang angin lebih dari itu atau jangan-jangan kalian kentut lebih banyak dari itu tapi tidak terasa?


Buang angin udah jadi hidup dari manusia, yang bisa dibilang normal. Meskipun, manusia banyak banget yang buang anginnya sampai 14 kali dalam sehari. Karena buang angin ini membutuhkan tempat, karena ada bunyi-bunyi sekaligus membawa bau-bau busuk. 

Jadi, ada baiknya ketika membuang angin ini, kita melihat sekitar, supaya tetap menjaga kesopanan agar tidak menimbulkan polusi udara, dan juga menghindari amukan masa.

Reactions:

0 comments:

Post a Comment