Akibat Kenal Di Medsos, Wanita ABG Hilang Keperawanan Oleh Dua Pria

Akibat Kenal Di Medsos, Wanita ABG Hilang Keperawanan Oleh Dua Pria

INIKECE - Berawal perkenalan dari medsos (media sosial). Seorang wanita ABG berkenalan dengan dua orang pria yang dikenal di Facebook. Setelah melakukan pekenalan dan saling tertarik, mereka berencana untuk ketemuan.

Diketahui bahwa wanita ABG ini masih berstatus sebagai siswa SMP di Kab. Probolinggo, dan dua pria kenalannya NR (14) dan KT (16), dari Desa Gunung Tugel, Kec. Bantaran, Kab. Probolinggo.

Pada saat pertemuan mereka, wanita ABG ini digilir dua kenalanannya di lahan tebu Kecamatan Leces, Probolinggo. Pada saat tersebut wanita ABG ini sangat dipaksa untuk melayani nafsu dari 2 pria yang dikenalnya di medsos.

Ternyata diketahui lokasi yang digunakan oleh 2 pria ini adalah tempat yang sudah sering digunakan sebagai tempat mesum oleh para ABG, karena saat dilakukan olah TKP polisi menemukan berbagai merek minuman stamina dan tisu magik.

"Saat ketemuan korban kemudian dibonceng dua bersama kedua pelaku dan kemudian dipaksa untuk melayani nafsu bejatnya. Selesai melampiaskan hasratnya korban diantar pulang dan diancam untuk tidak boleh diceritakan termasuk kepada orang tua," katanya.


Orang tua korban, sempat bingung kepada sifat anaknya yang tiba-tiba berbeda dengan biasanya, terlihat lebih murung, dan sedih. Setelah dilakukan desakan oleh orang tuanya, korban akhirnya cerita masalah yang ia hadapi saat itu.

Orang tua korban yang tidak terima atas pelakuan dua orang pria tersebut terhadap anaknya, terjadilah pelaporan di jajaran Polres Probolinggo langsung menangkap NR (14) dan KT (16).

Dari cerita Dodi warga di lokasi tersebut bahwa setiap malam jalanan atau lokasi tersebut selalu dalam keadaan gelap dan tidak ada lampu penerangan. Sehingga bisa menjadi kesempatan buat orang untuk melakukan mesum oleh orang yang tidak bertanggung jawab.

Dia berharap agar instansi terkait segera memberi lampu penerangan agar kejadian serupa tidak terjadi lagi. Akibat perbuatannya kedua pelaku dijerat dengan Undang - undangan perlindungan anak dengan ancaman hukuman 5 hingga 15 tahun penjara.
Reactions:

0 comments:

Post a Comment