Terciduk! Mengaku Sedang Ngeprank, Ternyata Niat Maling Motor Teman

Terciduk! Mengaku Sedang Ngeprank, Ternyata Niat Maling Motor Teman

INIKECE - Maling dengan iming-iming sedang melakukan prank terhadap seseorang, dan tertangkap basah ternyata bukan ngeprank. Aksisnya ini rupanya tidak dibegitu percaya oleh pihak berwajib.

Ketahuan mencuri motor milik rekannya sendiri. Namun pria itu mengelak saat diperiksa polisi bahwa ia tak bermaksud mencuri motor tersebut. Pria bernama Anwar itu mengaku sedang nge-prank temannya dengan cara menyembunyikan motor.

Pihak berwajib tak begitu saja percaya dengan keterangan pelaku. Hal ini dikarenakan Anwar mencoba membuang barang bukti seperti melepas plat nomor dan sudah menyiapkan kunci duplikat.

1. Curi Motor Teman


Dilansir dari Detik.com, Kamis (09/01/2020). seorang pria ditangkap polisi karena mengambil motor di kios grosir telur di Semarang. Pelaku bernama Anwar Noer Hamzah (45) itu mengaku hanya menyembunyikan motor untuk nge-prank.

Aksi pencurian motor ini terjadi pada hari Rabu (08/01/2020) pada pukul 08.50 WIB di sebuah kios telur milik Varlender Silitonga (38) di Pasar Rasamala, Banyumanik, Semarang. Pelaku merupakan pria yang tinggal dilingkungan pasar yang juga sering membeli telur di kios tersebut.

" (Anwar) Dia pelanggan. Kejadian hari Rabu (8/1) jam 08.50," kata Kapolsek Banyumanik Kompol Putu Krisna kepada wartawan, Kamis (9/1/2020).

Anwar nekat mencuri motor milik karyawan kios tersebut. Hal ini dikarenakan ia jengkel motor miliknya sering disembunyikan oleh karyawan yang juga temannya itu.

"Dari keterangan pelaku, aksi pencurian ini dilakukan karena ia geram lantaran sepeda motornya sering disembunyikan oleh karyawan pemilik grosir telur," kata Krisna.


2. Ngeles Hanya Prank


Setelah terciduk mencuri motor, pemilik motor langsung melapor ke polisi. Tak lama, Anwar langsung diamankan ke Polsek Banyumanik. Saat dimintai keterangan oleh penyidik, pelaku mengelak saat dituduh mencuri motor. Anwar mengaku hanya iseng dengan nge-prank sembunyikan motor temannya.

"Saya jengkel sama yang kerja di situ, jadi saya ingin membalas dengan cara mengambil motor. Saya mau nge-prank, malah begini," ujar Anwar.

Mendengar pengakuan Anwar, tentunya penyidik tak mudah percaya begitu saja. Beberapa bukti membuktikan jika Anwar memang berniat mencuri motor. Anwar terbukti membuang plat nomor di tempat sampah untuk menghilangkan jejak. Ia bahkan menyiapkan kunci duplikat,

"Pelaku sengaja membuang plat nomor sepeda motor di tempat sampah dan skiter yang menempel untuk menghilangkan jejaknya. Memang niat mencuri." jelas Krisna.

3. Suami Prank Istri


Akhir-akhir ini fenomena prank marak terjadi di masyarakat. Prank berbahaya atau beresiko nekat dilakukan hanya demi konten maupun untuk mengerjai seseorang. Tak jarang pula aksi prank berakhir di penjara.

Seperti yang terjadi pada seorang suami di Malang yang nekat nge-prank istrinya dengan pura-pura diculik. Dilansir dari Detik.com, Senin (06/01/2020). Debby Maulana (35) akhirnya balik ke rumah pada Jumat (3/1) pukul 22.30 WIB. Kepada istrinya. Yosi Andika (32). Debby mengaku memang diculik.

Saat Debby menghubungi sang istri atas peristiwa yang menimpanya, membuat sang istri melaporkan kasus ini ke polisi. Meski sang suami berhasil pulang ke rumah dengan selamat. Namun ia harus berurusan dengan polisi karena melakukan prank tersebut.

Fenomena prank di masyarakat seringkali disalahgunakan untuk melakukan perbuatan yang tak baik. Salah satu contohnya adalah kasus curanmor di atas. Pencuri itu berdalih melakukan prank dengan menyembunyikan motor, padahal sebenarnya dia memang berniat mencuri.
Reactions:

0 comments:

Post a Comment