Teknologi Yang Canggih, Mempertemukan Orang Yang Telah Tiada! Kisah Haru Seorang Ibu Bertemu Anaknya Kembali

Teknologi Yang Canggih, Mempertemukan Orang Yang Telah Tiada! Kisah Haru Seorang Ibu Bertemu Anaknya Kembali

INIKECE - Kehilangan orang yang sangat dicintai untuk selama-lamanya tentu merupakan hal yang sangat menyedihkan. Tidak terkecuali bagi para ibu yang kehilangan buah hatinya.

Sayangnya, mau tak mau kepedihan yang teramat sangat itu harus dirasakan oleh Jang Ji-sung. Perempuan tersebut terpaksa merelakan kepergian sang putri, Nayeon, yang masih berusia 7 tahun lantaran mengidap haemochromatosis, yakni kondisi medis yang mana seseorang menyerap terlalu banyak zat besi.

Zat besi tersebut lalu menumpuk di organ hati, jantung, pankreas, dan sendi. Dengan demikian, pupus sudah harapan Ji-sung untuk melihat putrinya tumbuh dewasa. Penyakit yang merenggut nyawa sang anak itu membuatnya tak bisa lagi bertemu dengan buah hatinya.

Akan tetapi, hal tersebut kemudian terpatahkan melalui pesatnya perkembangan teknologi. Dalam sebuah film dokumenter bertajuk I Met You, Ji-sung diberi kesempatan untuk 'bereuni' kembali dengan mendiang Nayeon melalui teknologi Virtual Reality (VR).



Pengembangan teknologi VR yang membuat Ji-sung dapat 'bertemu' dengan sang anak itu dilakukan lebih dari delapan bulan. Tim produksi menggunakan teknologi motion capture untuk merekam gerakan dan mereproduksi suara aktor cilik yang nantinya bisa mereka gunakan sebagai model dalam virtual reality.


Dalam sebuah potongan adegan pada film dokumenter tersebut, tampak Nayeon virtual muncul dari balik setumpuk kayu. Bocah tersebut lalu berlari ke arah Ji-sung dengan penuh semangat.

"Dari mana saja kamu bu? Apakah kamu memikirkanku?," tanya Nayeon virtual kepada Ji-sung.

"(iya) aku selalu memikirkanmu," jawab Ji-sung kemudian.

Perlahan, pertemuannya dengan Nayeon virtual itu pun membuat Ji-sung tak kuasa menahan emosinya. Ada rasa bahagia sekaligus haru ketika Ji-sung dapat kembali berjumpa dan bercakap-cakap dengan sang anak meski hanya melalui virtual reality.
Reactions:

0 comments:

Post a Comment