Terus Bertambah! Kemungkinan Besar Penularan Covid-19 Banyak Melalui Anak Muda

Terus Bertambah! Kemungkinan Besar Penularan Covid-19 Banyak Melalui Anak Muda

INIKECE - Jumlah orang yang terkena positif Covid-19 (Corona) terus bertambah banyak dan bertambah juga jumlah orang meninggal akibat virus tersebut. Berdasarkan analisis Data Pusat Krisis Kesehatan Kemenkes RI, terhitung mulai tanggal 23 Maret 2020 pukul 12.00 WIB.

Telah tercatat ada 579 kasus dan 49 orang telah meninggal dunia karena Covid-19 ini di Indonesia. Angka tersebut mungkin saja akan bertambah jika banyak sekali orang yang menganggap imun mereka terlalu kuat.

Achamd Yurianto, juru bicara penanganan Covid-19 menyatakan bahwa tak hanya kelompok usia lanjut maupun mereka yang memiliki penyakit penyerta saja yang berpotensi terjangkit Covid-19, kelompok usia muda dengan imunitas yang bagus pun juga rawan tertular, bahkan gejalanya sangat minim.

"Data yang kita miliki dan data secara global, memang pada kelompok usia muda memiliki daya tahan tubuh yang lebih baik, namun harus dipastikan bahwa bukan berarti kelompok muda ini bisa terkena, bisa terkena tanpa gejalan." kata Yuri dalam konferensi pers di Jakarta pada Minggu, 22 Maret 2020.

Yuri juga menambahkan, tanpa gejala inilah yang menjadi salah satu faktor penyebaran yang semakin cepat. Pasalnya yang bersangkutan tidak menyadari telah terjangkit Covid-19 dan tidak melakukan isolasi mandiri dirumah.

"Inilah menjadi hal yang mendasar sehingga persebarannya semakin cepat. Apabila ini menular ke saudara-sudara kita yang usianya lebih tua dan rawan maka ini akan menjadi masalah yang serius untuk keluarga kita," tuturnya.


Pihaknya meminta agar kelompok muda memahami benar risiko ini sehingga upaya pencegahan terhadap penularan dan penyebaran bisa terus dilakukan dengan meningkatkan kewaspadaan.

"Meskipun masih merasa muda masih merasa kuat, perhatikan betul bahwa kita menjadi salah satu sumber penularan bagi keluarga kita," katanya.

Yuri mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama, berkomitmen penuh melaksanakan imbauan pemerintah untuk mengurangi aktivitas di luar rumah. Hal ini penting untuk pencegahan.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo meminta masyarakat agar tidak panik dalam menghadapi penyebaran virus Corona (Covid-19) ini. Ia juga meminta agar masyarakat semua dapat melakukan aktivitas di dalam rumah saja.

"Kepada seluruh rakyat Indonesia saya harap tenang, tetap produktif agar penyebaran Covid-19 ini bisa kita hambat dan kita stop. Dengan kondisi ini, saatnya kita bekerja dari rumah, belajar dari rumah, ibadah di rumah," kata Jokowi dalam konferensi pers, pada Minggu, 15 Maret 2020 lalu.
Reactions:

0 comments:

Post a Comment