Tetap Bisa Ngekantor Dalam Situasi Corona, Langkah Dan Saran Dari WHO

Tetap Bisa Ngekantor Dalam Situasi Corona, Langkah Dan Saran Dari WHO

INIKECE - Serangan virus corona di Indonesia membuat sejumlah kegiatan mengalami perubahan. Mulai dari kegiatan pendidikan yang dilakukan secara daring, hingga aturan kerja dari rumah atau work from home (WFH).

Aturan kerja dari rumah itu sudah diberlakukan oleh sejumlah instansi dan perusahaan, guna meminimalisir penyebaran virus corona.

Lantas bagaimana jadinya bila kita terpaksa harus ke kantor karena ada sesuatu yang sangat penting?

Tak perlu takut, meskipun harus pergi ke kantor di tengah wabah corona, ada sejumlah cara yang bisa diterapkan agar aman dari serangan virus corona.

Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyarankan agar seseorang tetap menjaga kebersihan diri. Selain itu juga, untuk mencegah penyebaran virus corona, ada baiknya jika menjaga jarak dengan orang lain.


Ketika dalam perjalanan menuju kantor, usahakan agar tangan tetap selalu terjaga kebersihannya. Bersihkan tangan setelah berkontak atau terkena tetesan air dari bersin atau batuk yang dikeluarkan.

Sementara itu, ahli mikrobiologi dari Universitas Arizona, Amerika Serikat, Charles Gerba menyarankan, jika harus bepergian dengan kendaraan umum, jangan lupa untuk langsung mencuci tangan setelah turun dari kendaraan tersebut.

Mencuci tangan setelah turun dari kendaraan umum berguna untuk membunuh kuman atau virus yang mungkin menempel di tangan.

Cuci tangan menggunakan air dan sabun atau pembersih tangan yang berbasis alkohol. Cara ini, menurut Gerba lebih efektif ketimbang mengenakan sarung tangan karet sepanjang perjalanan.

Selain memastikan kebersihan tangan, jangan lupa untuk menutup hidung dan mulut memakai bagian dalam siku atau kertas tisu saat batuk atau bersin. Jangan lupa untuk membuang tisu setelah digunakan.

Seseorang juga diminta untuk tidak membiasakan diri menyentuh area wajah, termasuk hidung, mata dan mulut untuk meminimalisir penyebaran virus.

Banyak orang berpikir bahwa masker dapat dijadikan alat perlindungan dari virus. Nyatanya, masker tidak terbukti bisa melindungi orang-orang sehat dari serangan virus.

Alangkah lebih baik jika seseorang bisa menghindari area-area yang menjadi pusat kerumunan. Termasuk juga berada di transportasi umum saat jam-jam sibuk.

Berada di area yang dipenuhi banyak orang justru dapat meningkatkan risiko seseorang tertular kuman, yang lebih terjadi dari batuk dan bersin.

WHO menyarankan agar setiap orang bisa menjaga jarak dengan orang lain setidaknya satu meter dari orang yang menunjukkan gejala atau setidaknya batuk dan bersin.


Tak hanya itu, WHO juga menyarankan agar tidak menyentuh ponsel saat dalam perjalanan. Karena ponsel dapat menjadi sarang kuman.


Setelah kamu sampai di tujuan, jangan lupa untuk membersihkan tangan dan ponsel. Sebelum menulai kerja, ada baiknya jika kamu membersihkan semua peralatan kantor yang kamu pakai yakni keyboard, tetikus dan telepon kantor menggunakan desinfektan.

Ahli kesehatan seperti dilansir laman CNN menyarankan, biarkan permukaan benda tetap dalam keadaan basah setidaknya selama 3 hingga 5 menit sebelum dikeringkan dengan tisu.

Jangan lupa pula mencuci tangan setelah makan dan memegang pengangan pintu atau sekedar menyentuh hidung.

Selain itu, untuk melindungi diri dari paparan virus corona, hindari berjabat tangan dengan orang lain. Virus bisa menyebar pada orang lain melalui kontak fisik.


Ketika sebuah perusahaan mengadakan rapat, pastikan semua orang paham untuk tidak melakukan kontak fisik saat menyapa.

Ada baiknya jika mengingatkan anggora rapat untuk sering mencuci tangan dan menutup wajah mereka menggunakan siku bagian dalam atau tisu.

Taruhlah botol berbasis alkohol di sekitar ruangan untuk membersihkan tangan. Jika ruangan tidak memungkinkan untuk membuat jarak satu hingga dua meter antar anggota, cobalah untuk membuka pintu atau jendela agar udara segera masuk.
Reactions:

0 comments:

Post a Comment